EDUARDUS : "Pemilu 2024 Sebagai Momentum Keberpihakan Terhadap Kaum Tertindas"

Labuan Bajo - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Labuan Bajo, Partai  Solidaritas Indonesia (PSI) resmi mendaftarkan bakal calon legislatif (bacaleg) ke kantor KPU manggarai barat pada sabtu 13 mei 2023 sebanyak 21 bacaleg.


Zakarias Eduardus Edi merupakan salah satu bacaleg PSI Dapil 1 manggarai barat mengungkapkan "PEMILU merupakan momentum yang dinanti-nantikan oleh segenap masyarakat guna menghadirkan terobosan-terobosan baru demi pembangunan keberlanjutan daerah di masa yang akan datang.

Pria yang adalah mantan TKD Satpol-pp Manggarai Barat tersebut mengatakan, tujuan saya bertarung pada pemilu 2024 adalah untuk melayani masyarakat di antaranya, memperjuangkan hak-hak petani, nelayan, pedagang, buruh, dan tenaga suka rela yang mengabdi di instansi pemerintahan (guru komite, penjaga sekolah, operator, pegawai perpustakaan, tukang sapu, perawat, dan tenaga suka rela lainnya). 

Semangat Eduardus untuk bertarung di politik 2024 dilatari oleh pengalaman masa lalu selama menjadi TKD di manggarai barat. Dia mengungkapkan kekecewaannya pada pemerintah kabupaten manggarai barat yang melahirkan kebijakan sepihak dengan memberhentikan para TKD tanpa memikirkan nasib mereka di masa yang akan datang.  

Saat ini Eduardus bekerja di beberapa tempat yang ada di kota labuan bajo, seperti menjadi satpam di salah satu sekolah, local guide dan bahkan bekerja sebagai driver ojol. Sebagai seorang driver Ojol, Eduardus kerap mendengar keluhan dari rekan driver lain yang mengais rejeki di kota super premium.

Baginya kehadiran anggota dewan sebagai representasi masyarakat di pemerintahan sangatlah penting. Hal tersebut dinyatakan dalam bentuk keberpihakan terhadap kaum-kaum yang termarginalkan. Sehingga bagi Eduardus, harapanya momentum politik 2024 hadir sebagai momentum konsolidasi gagasan demi kemajuan labuan bajo yang lebih konstruktif. 

"Kami yakin bahwa bersama Partai Solidaritas Indonesia, mimpi kia bersama dapat terealisasi dengan hati yang tulus jauh dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), ujar Eduardus"


Comments

Popular posts from this blog